Tag

,

Karena penasaran dengar cerita teman-teman yang sudah nonton film baru berjudul Chronicle ini, akhirnya saya menuju ke bioskop terdekat. Oh iya, sekedar informasi saja, Chronicle saat ini berada di urutan pertama box office minggu ini mengalahkan The Woman In Black, film terbaru yang dibintangi oleh Daniel Radcliffe.

 10 – 20 menit pertama bagi saya terlalu membosankan, sempat menyesal dan merasa “berbeda selera” dengan teman-teman saya yang mengatakan film ini “lumayan”. Awal cerita dari Chronicle menceritakan tentang seorang anak bernama Andrew yang memiliki kehidupan yang kurang bahagia. Ayahnya cenderung berlaku kasar, ibunya sakit-sakitan, dan andrew tergolong anak yang “sangat tidak keren” dan seringkali di bully oleh teman-teman sekolahnnya. Satu-satunya teman terbaiknya adalah kamera yang dibelinya dengan harga 500 $US.

Suatu ketika Andrew pergi bersama temannya, Matt Garetty, bersama dengan kameranya iya meliput acara pesta. Setelah ditendang keluar dari acara pesta, seorang teman lama bernama Steve Montgomery  mengajaknya melihat sesuatu yang mereka temukan di zona terlarang dekat tempat pesta. Yang mereka temukan adalah sebuah benda asing, yang kemudian memberikan mereka kemampuan magis yang perlahan-lahan menjadi kuat.

Konflik terjadi, dengan kekuatannya andrew ceroboh menerjunkan sebuah mobil jeep orang lain kedalam jurang. Matt kemudia memberikan masukan untuk adanya aturan agar mereka lebih dapat mengetahui batas-batas menggunakan kekuatan mereka.

Namun kehidupan Andrew yang sangat memprihatinkan, membuatnya menjadi labil, seakan tak ada yang benar-benar menyayanginya. Steve yang setelah kejadian di zona terlarang menjadi teman dekat Andrew akhirnya menjadi korban dari perbuatan Andrew. Kematian Steve membuat andrew menjadi semakin tidak terkendali. Ia kemudian menggunakan kekuatannya diluar aturan yang telah ditetapkan.

Hingga suatu ketika, ibu andrew kekurangan pasokan obat-obatan, dan harus membayar 750.000 $ untuk mendapatkan obat ibunya. Dengan kekuatannya ia kemudian melakukan kekerasan kepada teman-temannya untuk mendapatkan uang. Merasa kurang, akhirnnya ia melakukan perampokan di sebuah mini market dekat gas station yang kemudian membuat ledakan hebat di gas station  dan mengakibatkannya luka parah dan harus dirawat.

Kunjungan ayahnya ke rumah sakit dengan penuh kemarahan akibat pelampiasan rasa bersalah mencari Andrew ketika ibunya sedang kritis, membuat Andrew sangat marah dan lepas kontrol. Ayah Andrew hampir terbunuh namun berhasil ditolong oleh sahabatnnya Matt. Dengan segala usaha dan upayanya, Matt berusaha untuk menenangkan Andrew, namun semuanya sia-sia, sehingga dengan terpaksa Matt harus membunuh Andrew dengan tangannya sendiri.

Film ini dibuat dengan gaya yang sama dengan Paranormal Activity, menggunakan Amateur camera dan terlihat kualitas gambar yang kurang baik. Namun pertengahan hingga akhir cerita cukup menegangkan, efek visual yang dibuat cukup baik, dan hantaman musik yang membuat adrenalin mu melambung tinggi.

Overall, untuk penulis sendiri kurang memuaskan. Mungkin diluar ekspektasi penulis yang mengira akan bakal seperti film jump. Namun dari penilaian imdb.com film ini mendapat score 7.7