Tag

, ,

Pertama kali mengetahui Film Tragedi Penerbangan 574 disebuah website yang membahas tentang informasi dunia perfileman. Awalnya saya kira ini film barat, karena yang pertama kali tertangkap mata saya adalah gambar cover dari film ini, sebelum membaca judulnya “Tragedi Penerbangan 574”. Saya sempat WOW! Orang Indonesia ternyata mulai berani dan memiliki budget untuk melakukan shooting dengan pesawat sebagai objeknya.

tragedi-penerbangan-574

Namun sayangnya, semua kekaguman saya langsung luntur seketika pada saat trailer singkat 50 detik itu menunjukan setan perempuan yang menurut saya ngak banget hehe.. Duhh kenapa jadi gini ya, tema horror dalam pesawat ? Tapi kok kesannya tanggung yah.. entah apa itu..

Tragedi Penerbangan 574 ini merupakan film horror Indonesia yang baru tayang tanggal 14 November 2012 dan dibintangi oleh Kiki Amalia, Maia Novethensia, dan Nana Kharina. Sinopsi cerita film ini kira-kira berbunyi demikian (dikutip dari wikipedia)

Empat orang remaja yang sedang berlibur ke sebuah tempat di Surabaya harus menghadapi kenyataan, salah satu teman mereka menjadi korban hantu kepala gelinding atau disebut Gundul Pringis. Hantu berwujud kepala manusia yang menyeringai itu membantai Tania di perkebunan kelapa milik nenek Dini, sementara Dini, Gustav dan Siwa selamat. Mereka bermaksud menerbangkan jasad Tania pulang ke Manado, tempat orang tuanya. Mereka mencarter sebuah pesawat komersial atas tanggungan orang tua Tania.

Johan, seorang pengusaha yang membantai istrinya, karena kepergok selingkuh dengan Miranti, sekertarisnya, kebetulan ikut dalam penerbangan itu. Penerbangan Surabaya – Manado itu tidak berjalan wajar, teror demi teror terjadi dalam pesawat. Selain arwah istri Johan menuntut balas, ternyata Gundul Pringis ikut pula terbawa dalam pesawat. Satu persatu korban berjatuhan, Hingga pesawat berisi teror itu pun jatuh tenggelam di lautan. ATC (Air Traffic Control) sulit melacak tenggelamnya pesawat 574 itu dan Sulit dipastikan ada yang selamat, namun tatkala kapal nelayan menemukan puing-puing reruntuhan, mereka seperti tak sadar, bahwa teror itu ternyata belum selesai!

Waktu melihat trailernya di youtube, ternyata banyak banget komentar miring dan cercahan terhadap film ini. Saya sendiri belum nonton filmnya sih, but I think I will save the money for another film😉