Tag

,

Melihat keberadaan tukang parkir yang menjamur hampir di setiap tempat seperti mini market, tempat foto kopi, restaurant, warung pinggir jalan atau dimana saja yang bisa parkir kendaraan pasti mereka ada.

Yang paling sering kita lihatpun adalah pria, dan kebanyakan mereka semua masih terlihat bugar dan dalam usia produktif alias bukan kakek-kakek atau nenek-nenek. Paling sering juga yang kita lihat bertampang preman, garang, berbedan besar, dan terlihat sangar.. beuhhh…

Lama-kelamaan sungguh sangat merasa terganggu dengan keberadaan mereka. Mengapa ? Saya sangat miris ketika melihat mereka yang kelihatan masih sehat, kuat, dan muda, namun kerjaan mereka hanya duduk-duduk sambil merokok dan meminta biaya jasa parkir kepada setiap pemilik kendaraan. Orang kadang tulisan PARKIR GRATIS masih saja di palak. Tarifpun makin hari makin naik.

Sedihnya, saya melihat nenek-nenek yang kadang berjalan dan berusaha menjual buah-buahan, atau sapu di siang bolong demi mengumpulkan rupiah. Ataupun bapak-bapak yang sudah paru baya mendorong gerobak jualan buah. Sedangkan mereka ? cuma duduk dan menunggu uang datang.